Puisiku

Seorang Aku

Ternyata tak salah kata awan itu.

kabut hitam akan tersapu hujan lalu melengkunglah sang pelangi, memudar dan tertawalah sang mentari. mengHangatkan wajah yang muram , tUk gantikan dgn senyuman.

begitU yg seorang aku rasakan.

seorang aku. ya hanya seorang perempuan yang beranja menjadi wanita.

seorang aku yg msh ingin dimanja namun kini bkn dgn keDua orangtUanya saja. namun oleh seorang dia, yg menyayangi seorang aku.

diwaktU lalu terSesak seorang aku oleh goresan kata ,yah anggaplah kabuT penuh petir.
tapi karena rangkaian doa dan sabar, seorang aku dapat mengusir sebuah kaBuT pergi menjauh.

seorang aku bukanlah superwoman. ia hanya insan biasa yg hanya dapat memanjatkan harap berbuah manis. karna seorang aku hanya hambanya yg berSerah diri.

bersyukur seorang aku mempunyai , mereka sahabat yang membawa riuh suasana riang. mengusir duka menghantarkan tawa.

seorang aku memang hanya satu, sendiri tak kala sunyi. namun ia tahu itu tak kan lama. karena seorang aku punya mereka yg membuat merasa berguna dan berarti. hingga seorang dari mereka, menjadi seorang dia yg berarti.

terimakasih telah menjadi nafas seorang aku. kalian bagian seorang aku.

nuzula,20 05 09,jkt. 


Pasai Hati

Aku rasa bongkahan batu besar sedang menutup rongga alam sadarku.

Kebal !
Bagai tersuntik bius mati di hatiku.

SEPI !
sebenarnya itu jeritku.
Jenuh keluhku namun tertahan..

Pasai !
Pasai !
Pasai cinta !

Tulikah kau?
Sampai parau aku.

Jangan biarkan perasaan ini terus memuai tanpa kebahagiaan.

Bersabar aku,
karena cintaku tidak lancung…

Tangerang, 8 Agustus 08


Bisik Lirih Semesta

Senandung merdu para bidadari pagi kini tak semerdu pagi dahulu
Langit tak seramah dahulu padaku, pada semua…

Hembusan angin tak membawa kesejukan di tiap pori-poriku kini,
Sengatan tajam, bagai tungku yang berjalan mendekatiku..

APA YANG TERJADI ?

Sekelilingku tak sehijau karpet permadani !
Sesak hati menatap dunia yang makin menua..
Aku lirih,
Aku Perih,
Aku Sesak merasakan alamku kini.

SEMUA BERTERIAK BISU !

Hanya menangis dalam kebisuan semu,
mengadu dalam ketidakperdulian setiap individu yang cuma-cuma menikmati alam yang terus menangis !

SADARLAH !

Bukalah mata hati kalian hei para penikmat dunia !
Ini warisan sang pencipta…
Ini jantung dan nafas kita semua !

Alam kini merintih, terluka dan semakin menua…
ia membisu dalam kerapuhan yang semakin mengancam seisinya.

SADARLAH MANUSIA !

Kunci surga dunia hanya ditangan kita.
Hentikanlah tangisan alam ini.
Jika tidak, semua akan menjadi abu dari tangisan sang alam…

Nuzula fildzah
Senin, 27 april 2009


Gumam Hati

Bergumam aku dalam sunyiku.

Dimana separuh nafasku kini?
Sesak aku tanpa hadirnya..

Tak, tik, tak, tik.. Tak..

Detak jarum jam tua itu menggusarkan pikiranku.

Diam !
Hentikan waktu itu untukku,
tiap detiknya meresahkan hatiku.

Merintih,
berkeluh sendiri.
Melirik benda mati yang hanya membuatku terbodohi rindu hati.

Singkat tiap pesanmu untukku.
Tak bernyawa tiap katamu!
Atraz jiwaku,
tak puas!

Cinta aku rindu,
ku ingin auramu sejukan tiap nafasku…

nuzula.080808.Tng

 

WARNING ! 

DILARANG COPY PASTE !

Iklan

16 responses to “Puisiku

  1. ubai

    wew wew wew..
    lancarrr bener jul..
    mantab!!
    gw suka yg lips glosh, jula bener, hehe

  2. zulazula

    hhehe iahh makasi say.. bikin blogs juga dunk biar asik..

  3. puisinya bagus.. terus berkarya dan… salam kenal 🙂

  4. puisi yang bagus teman.. salam blogger..

    kunjung balik yah..
    http://programatujuh.wordpress.com/

    ada tulisan baru berjudul “Berkah Kegagalan” dan “Ayo Menulis”. mohon kritik dan sarannya, supaya tulisan ini menjadi lebih baik, trima kasih..

  5. gin

    gumam hati: cuma bisa gumangumaman 😀

    salam, zu

  6. adeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek

  7. “seorang aku bukanlah superwoman. ia hanya insan biasa yg hanya dapat memanjatkan harap berbuah manis. karna seorang aku hanya hambanya yg berSerah diri” Kena bangeeeeettt,,, keren!

  8. baris demi baris kubaca
    duh, puisinya bagus sekali
    salam kreatif dan terus berkarya ya….

  9. Keren dah puisinya 😀 salam kenal ya kak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s