Bersamamu Selamanya

Kepada : Jodohku di Masa Depan

Oleh: Nuzula Fildzah

 

Aku menantimu dalam waktu yang tak singkat. Sampai kini pun, kau masih berupa tanda tanya yang memawar di kepala.

“Apakah kamu Adam untukku?”

Malam selalu memancingku untuk bertanya dan bersedu tentang dirimu.

Aku tak ingin memuja namamu, namun sulit hati ini terus menyerukan namamu sebagai pedoman merindu.

 

***

 

Aku ingat, awal kita saling bertemu, mata kita saling berbicara, walau kedua bibir kita kaku tak bicara. Sampai kedua tangan kita saling merapat, mengisi ruas-ruas jemariku yang sebelumnya kosong tak terisi.

Kamu hadir, kamu yang penuhi hampa dalam diri. Dan aku tak ingin kembali kosong, aku ingin kamu terus mengisi.

 

***

 

Hati ini layaknya tanah gembur yang kau berikan benih lalu kau pupuk. Di sini telah tumbuh satu tunas kecil yang semakin hari tumbuh dan tumbuh menjadi tunas dewasa. Ini adalah harapan darimu. Harapan yang menumbuhkan doa setiap kali aku bersujud pada Sang Pencipta. Dengan senyum bercampur air mata. Tuhan, kumohon, ikatkan kami dalam simpul bahagia. Satu sampai hayat terkubur dan membatu dalam setia.

Kamu tahu sayang, tak lelah aku memperjuangkan rasa yang selalu membuatku meneteskan air mata, kala aku meniupkan cemburu, rindu, dan sabar saat menanti kehadiranmu untukku. Yakini aku, kamu adalah sungai gangga yang tak habis menyirami hati dengan cintamu. Hingga tua. Hingga umurku terbang ke angkasa.

 

¤¤¤

Masa depan adalah kado terindah sebelum kematian datang. Aku ingin berada dalam rengkuh tubuhmu. Hangat dalam kedua tanganmu, manis saat kecupanmu terbang di kening dan bibirku. Dalam halal yang memayungkan kita berdua melepas rindu.

Kamu harapanku di waktu mendatang, yang membuat garis wajahku lebih cantik nan ayu. Tak lagi bersikap kanak-kanak. Tak lagi manja tanpa melihat kau sedang lelah. Aku akan menyapamu dengan senyuman dan suara riang anak-anak kita. Dengan secangkir teh hangat dan pisang goreng kesukaanmu. Aku selalu ingat dan akan selalu kusediakan untukmu. Dan aku tahu, pelukanku selalu untukmu.

Kamu adalah imamku di masa depan, atas persetujuan Tuhan. Yang akan menuntunku dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Memapahku dalam ilmu agama untuk bahagia dunia dan akhirat.

Apalagi yang kubutuhkan? Tidak ada, hanya kamu seorang. Kamu adalah pelengkap segala kekurangan yang kurasakan sebelum hadirnya dirimu dalam diriku. Kamu akan menjadi alasanku untuk selalu memberikan yang terbaik untuk hidup, bukan hidupku, melainkan hidup kita dan keluarga kita berdua.

Menualah bersamaku, termakan waktu bersama dengan tawa dan canda hanya kita berdua. Aku berjanji, tak akan pernah bosan bersandar di pundakmu. Aku berjanji, tak akan lelah menopang kepalamu di pangkuanku saat lelah menjamahmu. Karena cintaku tak semu untukmu, tak seperti rembulan yang indah saat malam menghitam. Aku akan selalu bersinar untukmu dan setia walau wajahmu tak setampan masa mudamu.

 

Teruntuk Rindu,

cinta yang akan selalu berkibar di ragaku.

Hingga mata dan jiwa tertutup selamanya.

Amin.

Iklan

7 Komentar

Filed under PUISIKU, Share Live

7 responses to “Bersamamu Selamanya

  1. Calon jodohmu wajib baca tulisan ini, nih.. Spy siapapun dia, bisa memahami kamu apa adanya secara gamblang. Dan, laki-laki lain yang bakal jadi calon jodoh setiap perempuannya, juga laki2 yang sudah menjadi jodoh seseorang, ga ada salahnya membaca ini,, Untuk mengingatkan kembali untuk apa sih mereka dulu memutuskan mengikatkan diri dalam satu ikatan yang akhirnya membawa laki-laki dan perempuan dlm satu kesatuan sejak pertama mereka menyatakan “I do” hingga sekarang..

    What a nice to read…

  2. waaaduuuh…
    baru mampir lagi nih…
    nice post..!!

  3. hhmmm….
    betapa indah dan bahagianya
    jodoh dalam cinta
    bermesra tak hanya di dunia
    bahkan bersama
    menuju surga

    semoga
    semoga

  4. Zula, aku suka ini 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s